Monday, 24 November 2014

Beban Berat ? Mintalah Pertolongan Tuhan

Entah mengapa saya digerakkan untuk menulis ini

Bagi yang membaca tulisan ini , yang mungkin lagi berbeban sangat berat, menghancurkan hidup dan meremukkan hati seperti yang pernah saya alami. Kehilangan pekerjaan, kebangkrutan usaha, kehilangan pasangan/suami/istri/pacar,tidak punya tempat tinggal, tidak diterima keluarga, ditolak teman,  tidak ada uang, untuk makan pun harus meminta, putus asa, dan punya keinginan untuk bunuh diri,

Saya sarankan untuk berdiam sejenak, lalu berdoa.
Segera cari orang yang seiman dan bisa mendoakan Anda dan menemani Anda,
*jangan pernah meminta saran dari orang yang jelas-jelas hidupnya tidak di jalan yang benar*
Ingat !! Hanya Tuhan yang bisa membantu Anda. 
Jangan malu untuk meminta Pendeta mendoakan Anda, semakin banyak Pendeta yang mendoakan,semakin menguatkan Anda.
Tinggallah di rumah saudara seiman Anda yang bisa menopang Anda.
Dengarkan lagu rohani, baca Alkitab mulai dari ayat Mazmur.
Lakukan terus menerus !!

Dalam doa, minta ampun dengan Tuhan dan ampuni semua orang yang telah menyakiti Anda.

Memang berat untuk melakukannya, sekali lagi ingatlah hanya Tuhan yang bisa menolong Anda.

Setelah melewati semuanya, Anda akan bersyukur dan menjadi manusia yang lebih kuat untuk menjalani hidup,percayalah.... Semua tangisan akan menjadi sukacita.

Tuhan memberikan ujian karena besarnya Cinta-Nya pada anakNya.



 



Terima Kasih Tuhan Yesus

Tuhan Yesus,
Terima kasih atas semua ujian yang telah Kau izinkan terjadi di dalam hidupku.
Terima kasih telah memegang tanganku dan tak melepaskannya di saat aku terjatuh dan sulit untuk bangun.
Terima kasih telah membuat kedua kakiku berlari padaMu ketika semua hal di dunia menolakku
Terima kasih telah memberikan aku pengampunan sehingga aku bisa mengampuni
Terima kasih telah membuka mataku untuk melihat indahnya hidup ini

Tuhan Yesus,
Terima Kasih Tuhan sudah mengembalikan tubuh,jiwa dan rohku utuh sepenuh-Nya
Terima Kasih sudah Memenangkan aku  

Tuhan Yesus,
Terima Kasih atas CintaMu padaku, sehingga aku bisa mencintai


Tuhan....Ketika Engkau datang menjemputku, ku ingin menjadi mempelai terbaikMu....


Pujian ini persembahanku kepadaMu :

TrimaKasih

Setiap JanjiMu Tuhan
Kusimpan dalam lubuk hatiku
Lewati setiap masalah
Tiap tetes air mata dalam hidupku
JanjiMu menopang hidupku
KasihMu menutun langkahku
Dalam setiap waktu
Penolongku...
Yang aku percaya

Reff:
Trimakasih...
Buat kasih SetiaMu
PenyertaanMu sempurna
JanjiMu tak pernah terlambat menolongku
Trimakasih...kebertrimakasih
Buat Kasih SetiaMu di dalam hidupku

Cipt : Alberd Tanoni
Voc : Ronnie Sianturi




Thursday, 18 September 2014

Namanya juga Usaha

Selagi bisa diusahakan yah usaha terus...sampe bener2 ga bisa... apalagi kalo udah pake doa...terusin aja sampe Tuhan bilang TIDAK !!! ....

Tuesday, 16 September 2014

Kasihilah Ibu Mertua dan Suami mu ( Aku Jatuh Cinta Pada Bunda Maria)

Seringkali saya mendapat curhat dari teman2 yang akan atau sudah menikah. Biasanya seseorang yang dicurhat-in lebih pandai memberikan nasehat ketimbang membereskan masalahnya sendiri. Tulisan ini tidak bermaksud untuk mengajari atau pun apa pun, mengingat saya belum menikah hehee ( sok toi lah yaaahhh), hanya buat sharing :)

Kita mulai yaaa..... 

1. Ibu Mertua VS Menantu 

Banyak sekali yang berkata kalau ibu mertua sangat beda dengan ibu kandung. Ya pasti beda-lah !!! Mungkin yang harus dipahami adalah ibu mertua itu adalah ibu dari pasangan loh. Ga ada ibu mertua ga ada pasangan, ga ada pasangan ga nikah loh, ga nikah ga punya anak loh :P. Nah loh  nah loh.... 

Kalau nurut saya yang belum ngalamin yah... (ngomong sih enak ya haha) : 
Untuk mencintai ibu mertua secara langsung pasti susah. Berusaha menarik perhatian dengan modus juga ga bertahan lama. Mengadu kepada pasangan,hanya akan membuat pasangan serba salah. Jika pasangan membela ibunya, sang istri biasanya kecewa terus lama2 timbul deh luka hati.  
Belum lagi kalau ibu mertua sudah mulai pikun, selalu menceritakan kisah masa lalu berulang-ulang. 
Pada saat itu rasanya pasti ga enak ya .... :( 
Pada saat situasi begitu, cobalah mengingat Bunda Maria. 
Ya Bunda Maria baik dan penuh kasih pasti beda dengan ibu mertua. 
STOP buat membandingkan, karena memang tidak perlu :)

Yang saya anjurkan adalah cobalah dulu mendekatkan diri kepada Tuhan Yesus Kristus, lalu ingatlah bahwa Yesus lahir dari Perawan Maria. Bayangkan kasih Bunda Maria kepada Yesus, lalu cinta Yesus kepada Bunda Maria. Adakah alasan diantara mereka untuk saling mencintai ? Bagaimana perasaan Maria ketika melihat Yesus disalibkan dan kemudian meninggal ? 

Itulah perasaan seorang ibu kepada anaknya, sama seperti ibu mertua sayang kepada anaknya, sama seperti ibu kandung kita mencintai diri kita. Yang membedakan hanya kita terlahir dari rahim yang berbeda. Tidak ada seorang ibu yang tidak mencintai anaknya. Kalau kita menuntut ibu mertua baik kepada kita, adakah kita sudah baik terhadap ibu mertua?Setidaknya pada saat giliran kita jadi ibu mertua, kita sudah meneladani Bunda Maria sehingga yang ada hanya kasih yang tulus.  
Peluk dan bilang aku mengasihi ibu. Ajaklah mengerjakan segala sesuatu bersama, memasak bersama, belanja bersama, ke salon bersama, ke rumah ibadah bersama atau jika berbeda saling menemani. 
Dan yang paling penting adalah berdoa, doakan setiap hari :)  

* saya sok tau ya, ibu mertua aja ga ada wkwkwkw, tapi gini2 saya sering bergaul dengan ibu mertua orang lain hehehe mudah2an suatu hari bisa saya praktekan ya.. 

2. Suami yang Berubah setelah Menikah 

Menyesal menikah! Kalau ga punya anak saya sudah cerai ! Lama-lama cinta saya habis! DLL 
STOP juga deh bilang gitu.... 

Saya percaya sekali pasangan suami istri yang sudah menikah dan punya anak adalah satu kesatuan yang sudah direncanakan Tuhan. Mungkin juga memang sudah jalannya jika lelaki itu berubah setelah menikah. Yang diingat wanita tercipta dari tulang rusuk pria. 
Bayangkan juga.... Menjadi suami itu juga tanggung jawabnya besar, 
Harus Menghidupi Keluarga Seumur Hidup !
Peran istri dan suami adalah seimbang. Yang paling penting adalah komunikasi harus lancar. Lelaki biasanya lebih susah dalam mengungkapkan perasaaannya secara langsung sehingga wanita sering salah tanggap. 
Jadi istri bukan harus mengalah tapi HARUS MENGERTI, caranya bersyukurlah sudah ada yang menemani dalam menjalankan hidup ini. Jika suami tidak bertanggung jawab sepenuhnya, doakan saja, kuasa doa itu Nyata (ini juga banyak yang curhat loh), sabar menanggung segala sesuatu,anggap sebagai bagian dari pembelajaran hidup sebelum memasuki masa tua yang mungkin beda lagi permasalahannya.  

* Saya sendiri diajak Tuhan untuk mengalami hal-hal luar biasa sebelum dipertemukan dengan the one :) 
   mudah2an bisa dipraktekan ya....


Latar Belakang Tulisan ini : 
saya tergerak buat menulis karena dari berbagai curhat dan beberapa perjalanan hidup yang saya alami 

** Ceritanya pada suatu siang hari, saya ga sengaja berdoa di sebuah gereja. Saya melihat patung Bunda Maria mengendong Yesus. Saat itu hati saya seperti diperbaharui, dan timbul rasa cinta yang mendalam kepada Bunda Maria. Seperti ada aliran kasih yang luar biasa dalam diri saya. Saya menangis dan beban rasa sakit yang saya derita sepertinya diambil oleh Bunda Maria. 
Di hari Minggu saya ikut seorang teman baik saya ke gerejanya , dan melihat patung tubuh Yesus di pelukan ibunya Maria setelah penyaliban Yesus. Ada rasa haru yang mendalam ketika melihat cinta Bunda Maria memeluk tubuh Yesus . 
Sejak malam itu sampai hari ini, saya selalu mengingat Bunda Maria, mengingatnya timbul kasih.   
Yah... saya belajar kasih seorang ibu dari Bunda Maria :)  
    
1 Korintus 13-2
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 



Monday, 1 September 2014

Novena Yang Tidak Pernah Gagal

Oh, Hati Kudus Yesus yang dipuji dan dimuliakan selama-lamanya.
Maria Ibu Yesus yang diberkati dan Santo Yosef, doakanlah kami
Arahkah doaku dan kabulkanlah permohonanku.
(...ucapkan permohonan anda...)
Semoga Hati Kudus Yesus disembah, dimuliakan, dan dipuji di seluruh bumi kini dan selamanya.
Yesus Kristus, kami percayakan diri kami ke dalam tanganMu... (diulang 6 kali)

+ Doa Bapa Kami (1x)
+ Doa Salam Maria (1x)

Doakan selama 9 hari berturut-turut.

Monday, 25 August 2014

Turning Point in The Dark

Turning Point in The Dark
1. New Understanding
2. New Direction
3. New Life

Pokok kotbah Bapak Josia Adisaputera 24/08/2014  


Sunday, 24 August 2014

Love

Love is always bestowed as a gift.
Freely,willingly,without expectation.
We don't love to be loved,We love to love

Kalimat ini dicontek dari blog orang hehee